|
|
05 October 2006
Sedikitnya 120 negara atau sekitar dua pertiga dari jumlah negara anggota
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan dukungannya kepada pencalonan
Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK PBB)
(more)
Pejabat Anggap Kerusuhan
Poso Tak Parah
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
Widodo Adi Sutjipto menganggap kondisi keamanan Poso tidak separah yang
diberitakan. "Prematur menyebutkan kondisi Poso parah," katanya menanggapi
munculnya kelompok ala ninja yang mencemaskan warga Poso
(more)
27 September 2006
India tertarik
mengembangkan teknologi Biodisel di Riau. Satu dari tiga perusahaan itu telah
siap dengan dana investasi Rp100 miliar.Hal ini diungkapkan Kepala Badan Promosi
dan Investasi (BPI) Riau Tiolina Pangaribuan kepada wartawan usai pertemuan
dengan tiga pengusaha India, di Pekanbaru, Selasa (26/9)
(more)
Masalah Kerja Sama
Keamanan RI-Australia
Dalam beberapa waktu ke depan, Indonesia
akan menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Australia Defense and Security
Dialogue (IADSD). Pertemuan IADSD tahun ini merupakan lanjutan dari pertemuan
serupa tahun sebelumnya di Australia
(more)
21 September 2006
Finance Minister Sri Mulyani Indrawati
slammed the World Bank on Tuesday for lacking transparency in its operations,
and urged it to be a "partner, not a preacher" in fighting corruption in
Indonesia and other developing countries(more)
Iran Jelaskan Program Nuklir
di PBB
Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad
menjelaskan kembali program nuklir mereka di hadapan negara-negara anggota
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurut Ahmadinejad, program nuklir Iran dilaksanakan secara transparan, damai,
dan di bawah pengawasan yang ketat dari inspektur PBB
(more)
Pemerintah Indonesia menyatakan prihatin dengan situasi yang terjadi di
Thailand. Indonesia berharap krisis politik di Thailanda dapat segera
diselesaikan. Demikian sikap Pemerintah Indonesia terkait kudeta yang terjadi di
Thailand seperti dikemukakan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Desra
Percaya ketika dihubungi KCM, Rabu (20/9)
(more)
18 September 2006
Pope Benedict XVI said Sunday he was "deeply sorry" about the angry reaction
sparked by his speech about Islam and holy war and said the text did not reflect
his personal opinion."These (words) were in fact a quotation from a Medieval
text which do not in any way express my personal thought," Benedict told
pilgrims at his summer palace outside Rome. He noted that the Vatican secretary
of state on Saturday had issued a statementtrying to explain his words, which
Benedict had delivered Tuesday in a speech during a pilgrimage to his native
Germany."I hope that this serves to appease hearts and to clarify the true
meaning of my address, which in its totality was and is an invitation to frank
and sincere dialogue, with great mutual respect."
(more)
Ormas Islam
Tanggapi Pernyataan Paus Benediktus XVI
Massa gabungan berbagai ormas Islam,
antara lain Hizbut Tahrir Indonesia dan Forum Betawi Rempug, menggelar aksi
damai di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (17/9). Selain menuntut penegakan
syariat Islam, aksi juga mendesak Paus Benediktus XVI untuk mencabut
pernyataannya
(more)
08 August 2006
(more)
20 July 2006
-
FDI
approvals up 2.94% in first six months, BKPM says
Foreign direct investment
(FDI) approvals in the first half of this year increased slightly by 2.94
percent to Rp 58 trillion (US$6.24 billion), from Rp 56.3 trillion in the same
period last year, the Investment Coordinating Board (BKPM) reported Monday
(more)
Pemberdayaan
Sektor Informal Pasca Gempa Yogya
Salah satu persoalan
mendasar yang harus segera ditangani pascagempa di Yogyakarta adalah memacu
geliat ekonomi sektor riil, terutama sektor informal dan usaha kecil dan
menengah (UKM). Karena bencana tersebut berdampak pada hancurnya sejumlah sentra
industri kecil, pusat perniagaan dan pasar-pasar tradisional
(more)
18 July 2006
(more)
Menlu: Tidak Ada
Tekanan dari Amerika Serikat
Menteri
Luar Negeri Hassan Wirajuda menyangkal adanya intervensi asing, khususnya
Amerika Serikat, dalam keputusan penundaan kunjungan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono ke Korea Selatan dan Korea Utara
(more)
13 July 2006
Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto
menegaskan, reformasi di tubuh TNI terus berjalan. Dia mengakui, banyak aspek di
tubuh TNI masih harus diperbaiki. Tapi, katanya, banyak orang salah sangka
mengenai langkah TNI dalam mengayun reformasi ke dalam ini -- seolah-olah TNI
kurang serius
(more)
AMM dan GAM Harus Segera Bubar
Ketua DPR Agung Laksono
meminta Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Aceh Monitoring Mission (AMM) segera
membubarkan diri bersamaan dengan disahkannya UU Pemerintahan Aceh (UU PA).
"Keberadaan GAM dan orang atau institusi asing di Aceh sudah tidak diperlukan
lagi. GAM dan AMM harus bubar setelah RUU PA disahkan DPR menjadi
undang-undang," katanya di Jakarta, kemarin
(more)
Departemen Perdagangan menargetkan
sektor perdagangan tahun ini tumbuh 8 persen dan ekspor non migas tumbuh 7
persen. Target ini diharapkan dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi 2006
sebesar 5,9 persen
(more)
Kabar Baik UU Kewarganegaraan
Mari ingat kembali
peristiwa itu, Selasa (11/7), saat DPR mengesahkan RUU Kewarganegaraan Republik
Indonesia menjadi undang-undang. Tepuk tangan, suasana haru, kibaran Sang Merah
Putih menghiasi. Indonesia Raya terlantun
(more)
11 July 2006
Indonesia's presidential envoy arrived in North Korea on Thursday and met the
country's foreign minister, the North's official news agency reported, a day
after the communist state escalated tension with a series of missile launches
(more)
RI Diminta Lebih
Aktif Atasi Konflik Palestina
Krisis
Palestina akibat agresi militer Israel tidak akan bisa diakhiri tanpa
keterlibatan komunitas internasional. "Krisis di Palestina bukanlah masalah yang
harus dihadapi oleh rakyat Palestina sendiri, tetapi sudah menjadi isu
internasional. Tanpa keterlibatan komunitas internasional, konflik
Israel-Palestina sulit diharapkan dapat diakhiri," ungkap Duta Besar (Dubes)
Palestina untuk Indonesia, Farizs Nafe Mehdawi, dalam konferensi pers di
kantornya di Jl Diponegoro 59, Menteng, Rabu (5/7)
(more)
RI-Australia ties need a vision
Having reached a high
during President Susilo Bambang Yudhoyono's successful state visit to Australia
soon after the tsunami disaster struck Aceh, Indonesia-Australia bilateral
relationship has been under considerable strain lately. The immediate cause was
Canberra's decision to grant asylum to 42 Papuans in Australia. John Howard's
recent visit to Indonesia was designed to put the relationship back on track
(more)
04 July 2006
-
RI-Rusia
Intensifkan Kerjasama Teknik Militer
RI dan Rusia sepakat
untuk memantapkan kerjasama teknik militer yang meliputi pengadaan alat utama
sistem senjata (alutsista) bagi TNI dari Rusia, mekanisme pembayaran dan
pelibatan industri strategis pertahanan dalam negeri seperti alih teknologi.
Sekjen Dephan Sjafrie Sjamsoeddin, usai pembukaan sidang ke-2 komisi bersama
RI-Rusia di bidang kerjasama teknik militer, di Jakarta, Rabu, mengatakan, RI
menyetujui usulan delegasi Rusia untuk membentuk empat tim kerja guna
mengintensifkan dan mengefektifkan kerjasama teknik militer kedua negara
(more)
Executions prepared for Bali bombers, 16 drug traffickers
The Attorney General's
Office says it is preparing to execute three convicted Bali bombers and 16 drug
traffickers sentenced to death for their offenses.
AGO spokesman I Wayan Pasek Suarte did not reveal when the bombers -- Imam
Samudra, 36, Amrozi 43, and his elder brother Ali Ghufron, 46, alias Mukhlas --
would face firing squads
(more)
Indonesia
berpeluang besar menjadi tujuan investasi industri pulp dunia terutama dari
Amerika Utara dan Skandinavia menyusul ditutupnya sejumlah pabrik pulp di
kawasan tersebut.
Senior Director Corporate Logistic Division Sinarmas, RaymondA Liu, di Jakarta,
Rabu, mengatakan selama dua tahun terakhir (2005-2006) sejumlah industri pulp di
Amerika Utara dengan kapasitas 2,4 juta ton telah ditutup
(more)
29 June 2006
-
Australia Tolak Papua Pisah
Dalam pertemuan antara
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri John Howard, Australia
tidak hanya akan mengakui kedaulatan wilayah teritorial Indonesia, tetapi juga
penolakannya atas ide pemisahan Papua dari Indonesia.
"Lebih dari pengakuan kedaulatan, Australia menolak pemisahan Papua dari
Indonesia. Lebih kuat lagi, penegasan kalau Australia tidak mengizinkan
dijadikan titik tolak kelompok separatis," ujar Menteri Luar Negeri Hassan
Wirajuda di sela-sela penandatanganan kerangka kesepakatan kerja sama ekonomi
Indonesia dan Singapura di Batam, Minggu (25/6) (more)
20 June 2006
(more)
Indonesia Percepat Berantas
Korupsi
Indonesia
dalam mempercepat pemberantasan tindak pidana korupsi membentuk tim koordinasi
pemberantasan tindak pidana korupsi (Tim Tastipikor) yang terdiri atas berbagai
unsur
(more)
15 June 2006
Australia's Prime
Minister John Howard said he will discuss a security agreement when he holds
talks with Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono
(more)
RI extends peace monitor's
stay in Aceh
Indonesia extended the stay
of the Aceh Monitoring Mission, which oversees the implementation of a peace
agreement between the government and the Free Aceh Movement rebel group, to
September 15
(more)
08 June 2006
Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono meminta normalisasi hubungan militer Indonesia dengan
Amerika Serikat yang ssudah berjalan penuh dapat berlangsung permanen. Hal itu
penting mengingat masih adanya upaya di Washington, AS, untuk mengubah hubungan
militer yang sudah berjalan baik dan penuh
(more)
RI to Rumsfeld : Let nations decide how to fight terrism
Indonesia warned U.S. Secretary of Defense Donald Rumsfeld Tuesday that
Washington risked triggering a backlash if it tried to force its approach to
fighting terrprism on the rest of the world
(more)
31 May 2006
-
International
community pledges aid for RI
Countries around the
world pledged emergency funds and sent food, essential supplies and trained
personnel, while world leaders sent messages of condolence to Indonesia in the
wake of Saturday's earthquake that left thousands dead and many more homeless
(more)
Pemerintah
Janji Bangun Rumah yang Dihancurkan Gempa
Menteri Perumahan Rakyat,
Yusuf Ansari menjanjikan bantuan pembangunan kembali rumah-rumah penduduk yang
hancur akibat gempa Sabtu (27/5) kemarin. Namun, dia belum bisa memastikan
jumlah dana yang disediakan termasuk kapan pembangunan kembali tempat pemukiman
yang hancur tersebut. Yusuf mengatakan pihaknya kini masih melakukan
inventarisasi kerusakan-kerusakan yang terjadi. "Nanti akan carikan dananya
untuk membangun rumah penduduk," ujarnya Minggu (28/5)
(more)
Gempa Yogyakarta dan Amanat Alam
Hati kita tertunduk penuh
duka atas terjadinya bencana alam gempa bumi di Yogyakarta dan kawasan Jawa
Tengah sekitarnya Sabtu pagi lalu
(more)
|