Friday, 06. October 2006

NEWS

 

05 October 2006

  • 120 Negara Dukung Indonesia Jadi Anggota DK PBB
    Sedikitnya 120 negara atau sekitar dua pertiga dari jumlah negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan dukungannya kepada pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK PBB) (more)

  • Pejabat Anggap Kerusuhan Poso Tak Parah
    Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Widodo Adi Sutjipto menganggap kondisi keamanan Poso tidak separah yang diberitakan. "Prematur menyebutkan kondisi Poso parah," katanya menanggapi munculnya kelompok ala ninja yang mencemaskan warga Poso (more)

27 September 2006

  • Pengusaha India Tertarik Berinvestasi Biodisel di Riau
    India tertarik mengembangkan teknologi Biodisel di Riau. Satu dari tiga perusahaan itu telah siap dengan dana investasi Rp100 miliar.Hal ini diungkapkan Kepala Badan Promosi dan Investasi (BPI) Riau Tiolina Pangaribuan kepada wartawan usai pertemuan dengan tiga pengusaha India, di Pekanbaru, Selasa (26/9) (more)

  • Masalah Kerja Sama Keamanan RI-Australia
    Dalam beberapa waktu ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Australia Defense and Security Dialogue (IADSD). Pertemuan IADSD tahun ini merupakan lanjutan dari pertemuan serupa tahun sebelumnya di Australia (more)

21 September 2006

  • Stop your preaching, Mulyani tells WB
    Finance Minister Sri Mulyani Indrawati slammed the World Bank on Tuesday for lacking transparency in its operations, and urged it to be a "partner, not a preacher" in fighting corruption in Indonesia and other developing countries(more)

  • Iran Jelaskan Program Nuklir di PBB
    Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad menjelaskan kembali program nuklir mereka di hadapan negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
    Menurut Ahmadinejad, program nuklir Iran dilaksanakan secara transparan, damai, dan di bawah pengawasan yang ketat dari inspektur PBB
    (more)

  • Indonesia Prihatinkan situasi di Thailand
    Pemerintah Indonesia menyatakan prihatin dengan situasi yang terjadi di Thailand. Indonesia berharap krisis politik di Thailanda dapat segera diselesaikan. Demikian sikap Pemerintah Indonesia terkait kudeta yang terjadi di Thailand seperti dikemukakan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Desra Percaya ketika dihubungi KCM, Rabu (20/9) (more)

18 September 2006

  • Pope says he's sorry about strong reaction, says speech didn't reflect his personal opinion
    Pope Benedict XVI said Sunday he was "deeply sorry" about the angry reaction sparked by his speech about Islam and holy war and said the text did not reflect his personal opinion."These (words) were in fact a quotation from a Medieval text which do not in any way express my personal thought," Benedict told pilgrims at his summer palace outside Rome. He noted that the Vatican secretary of state on Saturday had issued a statementtrying to explain his words, which Benedict had delivered Tuesday in a speech during a pilgrimage to his native Germany."I hope that this serves to appease hearts and to clarify the true meaning of my address, which in its totality was and is an invitation to frank and sincere dialogue, with great mutual respect." (more)

  • Ormas Islam Tanggapi Pernyataan Paus Benediktus XVI
    Massa gabungan berbagai ormas Islam, antara lain Hizbut Tahrir Indonesia dan Forum Betawi Rempug, menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (17/9). Selain menuntut penegakan syariat Islam, aksi juga mendesak Paus Benediktus XVI untuk mencabut pernyataannya (more)

08 August 2006

  • UNDANG-UNDANG KEWARGANEGARAAN INDONESIA TAHUN 2006
    a. setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/atau berdasarkan perjanjian Pemerintah Republik Indonesia dengan negara lain sebelum Undang-Undang ini berlaku sudah menjadi Warga Negara Indonesia;

    b. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia;

    c. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Indonesia dan ibu warga negara asing;
    (more)

 

20 July 2006

  • FDI approvals up 2.94% in first six months, BKPM says
    Foreign direct investment (FDI) approvals in the first half of this year increased slightly by 2.94 percent to Rp 58 trillion (US$6.24 billion), from Rp 56.3 trillion in the same period last year, the Investment Coordinating Board (BKPM) reported Monday
    (more)

  • Pemberdayaan Sektor Informal Pasca Gempa Yogya
    Salah satu persoalan mendasar yang harus segera ditangani pascagempa di Yogyakarta adalah memacu geliat ekonomi sektor riil, terutama sektor informal dan usaha kecil dan menengah (UKM). Karena bencana tersebut berdampak pada hancurnya sejumlah sentra industri kecil, pusat perniagaan dan pasar-pasar tradisional
    (more)

 

 

18 July 2006

 

13 July 2006

  • Djoko: Reformasi TNI Masih Terus Jalan
    Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menegaskan, reformasi di tubuh TNI terus berjalan. Dia mengakui, banyak aspek di tubuh TNI masih harus diperbaiki. Tapi, katanya, banyak orang salah sangka mengenai langkah TNI dalam mengayun reformasi ke dalam ini -- seolah-olah TNI kurang serius (more)

  • AMM dan GAM Harus Segera Bubar
    Ketua DPR Agung Laksono meminta Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Aceh Monitoring Mission (AMM) segera membubarkan diri bersamaan dengan disahkannya UU Pemerintahan Aceh (UU PA). "Keberadaan GAM dan orang atau institusi asing di Aceh sudah tidak diperlukan lagi. GAM dan AMM harus bubar setelah RUU PA disahkan DPR menjadi undang-undang," katanya di Jakarta, kemarin
    (more)

  • Ekspor 2006 Ditargetkan Tumbuh 8 Persen
    Departemen Perdagangan menargetkan sektor perdagangan tahun ini tumbuh 8 persen dan ekspor non migas tumbuh 7 persen. Target ini diharapkan dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi 2006 sebesar 5,9 persen (more)

  • Kabar Baik UU Kewarganegaraan
    Mari ingat kembali peristiwa itu, Selasa (11/7), saat DPR mengesahkan RUU Kewarganegaraan Republik Indonesia menjadi undang-undang. Tepuk tangan, suasana haru, kibaran Sang Merah Putih menghiasi. Indonesia Raya terlantun
    (more)

 

11 July 2006

  • Indonesian envoy meets N. Korean foreign minister amid tension over missile launches
    Indonesia's presidential envoy arrived in North Korea on Thursday and met the country's foreign minister, the North's official news agency reported, a day after the communist state escalated tension with a series of missile launches (more)

  • RI Diminta Lebih Aktif Atasi Konflik Palestina
    Krisis Palestina akibat agresi militer Israel tidak akan bisa diakhiri tanpa keterlibatan komunitas internasional. "Krisis di Palestina bukanlah masalah yang harus dihadapi oleh rakyat Palestina sendiri, tetapi sudah menjadi isu internasional. Tanpa keterlibatan komunitas internasional, konflik Israel-Palestina sulit diharapkan dapat diakhiri," ungkap Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Farizs Nafe Mehdawi, dalam konferensi pers di kantornya di Jl Diponegoro 59, Menteng, Rabu (5/7) (more)

  • RI-Australia ties need a vision
    Having reached a high during President Susilo Bambang Yudhoyono's successful state visit to Australia soon after the tsunami disaster struck Aceh, Indonesia-Australia bilateral relationship has been under considerable strain lately. The immediate cause was Canberra's decision to grant asylum to 42 Papuans in Australia. John Howard's recent visit to Indonesia was designed to put the relationship back on track
    (more)

04 July 2006

  • RI-Rusia Intensifkan Kerjasama Teknik Militer
    RI dan Rusia sepakat untuk memantapkan kerjasama teknik militer yang meliputi pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) bagi TNI dari Rusia, mekanisme pembayaran dan pelibatan industri strategis pertahanan dalam negeri seperti alih teknologi.

    Sekjen Dephan Sjafrie Sjamsoeddin, usai pembukaan sidang ke-2 komisi bersama RI-Rusia di bidang kerjasama teknik militer, di Jakarta, Rabu, mengatakan, RI menyetujui usulan delegasi Rusia untuk membentuk empat tim kerja guna mengintensifkan dan mengefektifkan kerjasama teknik militer kedua negara
    (more)

  • Executions prepared for Bali bombers, 16 drug traffickers
    The Attorney General's Office says it is preparing to execute three convicted Bali bombers and 16 drug traffickers sentenced to death for their offenses.

    AGO spokesman I Wayan Pasek Suarte did not reveal when the bombers -- Imam Samudra, 36, Amrozi 43, and his elder brother Ali Ghufron, 46, alias Mukhlas -- would face firing squads
    (more)

  • RI Berpeluang Jadi Tujuan Investasi Pulp Dunia
    Indonesia berpeluang besar menjadi tujuan investasi industri pulp dunia terutama dari Amerika Utara dan Skandinavia menyusul ditutupnya sejumlah pabrik pulp di kawasan tersebut.

    Senior Director Corporate Logistic Division Sinarmas, RaymondA Liu, di Jakarta, Rabu, mengatakan selama dua tahun terakhir (2005-2006) sejumlah industri pulp di Amerika Utara dengan kapasitas 2,4 juta ton telah ditutup
    (more)

29 June 2006

  • Australia Tolak Papua Pisah
    Dalam pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri John Howard, Australia tidak hanya akan mengakui kedaulatan wilayah teritorial Indonesia, tetapi juga penolakannya atas ide pemisahan Papua dari Indonesia.

    "Lebih dari pengakuan kedaulatan, Australia menolak pemisahan Papua dari Indonesia. Lebih kuat lagi, penegasan kalau Australia tidak mengizinkan dijadikan titik tolak kelompok separatis," ujar Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda di sela-sela penandatanganan kerangka kesepakatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Singapura di Batam, Minggu (25/6)
     (more)

20 June 2006

15 June 2006

08 June 2006

 

 

 

31 May 2006

  • International community pledges aid for RI
    Countries around the world pledged emergency funds and sent food, essential supplies and trained personnel, while world leaders sent messages of condolence to Indonesia in the wake of Saturday's earthquake that left thousands dead and many more homeless
    (more)

  • Pemerintah Janji Bangun Rumah yang Dihancurkan Gempa
    Menteri Perumahan Rakyat, Yusuf Ansari menjanjikan bantuan pembangunan kembali rumah-rumah penduduk yang hancur akibat gempa Sabtu (27/5) kemarin. Namun, dia belum bisa memastikan jumlah dana yang disediakan termasuk kapan pembangunan kembali tempat pemukiman yang hancur tersebut. Yusuf mengatakan pihaknya kini masih melakukan inventarisasi kerusakan-kerusakan yang terjadi. "Nanti akan carikan dananya untuk membangun rumah penduduk," ujarnya Minggu (28/5)
    (more)

  • Gempa Yogyakarta dan Amanat Alam
    Hati kita tertunduk penuh duka atas terjadinya bencana alam gempa bumi di Yogyakarta dan kawasan Jawa Tengah sekitarnya Sabtu pagi lalu
    (more)

 

 

 

 

 

Home

What's New

Policy

Economic

Consular and Visa

About the Embassy

About Indonesia

Undangan

Pemberitahuan

Learning Indonesian

Links

NEWS ARCHIVE

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Copyright©2003 The Embassy of The Republic of Indonesia-Wellington

This site is best viewed with IE5 or higher (800 by 600 pixels)